BERITA
  • 19 Maret 2020
  • 0 Komentar
  • 93 Kali Dilihat
Wabup Pringsewu Launching Kedai Kopi Isyarat

PRINGSEWU - Keterbatasan fisik bukan halangan atau dijadikan alasan untuk tidak berkarya. Karena pada dasarnya penyandang disabilitas juga mempunyai kesempatan yang sama dengan mereka yang memiliki fisik lengkap untuk maju dan berkembang.

Didasari hal tersebut pulalah, kini di Pringsewu sudah hadir sebuah kedai kopi yang para pekerjanya para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan pendengaran dan wicara (tuna rungu).

Soft launching Kedai Kopi Isyarat, demikian nama usahanya yang berada di Jalan Safa Marwa, Pringsewu diresmikan oleh Wakil Bupati Pringsewu, Rabu (18/3/20) malam. 

Turut menghadiri peresmian Kedai Kopi Isyarat tersebut, Kadis Koperindag Pringsewu Drs.Masykur Hasan, MM, Kepala Kantor Kesbangpol Sukarman, S.Pd., Sekdis Ketahanan Pangan Abu Husein, BBA, Camat Pringsewu Drs.Nang Abidin Hasan, Ketua KPU Pringsewu Sofyan Akbar Budiman, serta tokoh masyarakat. 

Wakil Bupati Pringsewu DR.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., CA, CMA sangat mendukung dan mengapresiasi keberadaan Kedai Kopi Isyarat . Menurut Fauzi,  selama ini mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran dan bicara ini kesulitan dalam hal mendapat pekerjaan yang layak, sehingga gagasan untuk membuka sebuah kedai kopi bagi para tuna rungu dalam rangka membantu mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang layak patut diacungi jempol. "Sekaligus dalam rangka melestarikan kopi sebagai salah satu icon dan komoditi daerah Lampung", katanya.

Wabup Pringsewu juga mengajak masyarakat Pringsewu untuk dapat menikmati racikan kopi khas Kedai Kopi Isyarat tersebut, terlebih para pengunjung tidak saja  menikmati secangkir kopi atau lebih, namun juga bisa sekaligus belajar bahasa isyarat yang dapat digunakan untuk berkomunikasi sehari–hari dengan para tuna rungu ini. (*/ ∆nt∅ⁿ Hapsa®a)